Selasa, Agustus 30

bangunkanku

Hai kawan, 

Tidak semua yan kita harapkan sempurna, tidak semua yang kita impikan bisa jadi nyata, inilah pesan yang terbersit dari realita yang terpancar dari celah dunia khayal kita.

Hai kawan,

Bangunlah dari mimpi-mimpi indah kalian, ku tau kita nyenyak disini, nyaman, ditemani sejuta angan, tapi ini bukan dunia kita, mari kembali kedunia kita sendiri

Hai kawan,

Sudah saatnya bangkit, saat nya menerima kenyataan, 

Hai kawan, 

Bangunkan aku sesegera kau terbangun, hatiku sudah terakar didunia ini, kuperlu uluran tangan mu…
Hai kawan,

Bantu aku….

hidup itu indah

Hidup itu indah
Terserah darimana cerca mencabik
Hidup itu indah
Terbaur dengki amarah hilir mudik
Hidup itu indah
Tentang harapan kosong tak mendidik
Hidup itu indah…
HIDUP ITU INDAH!!!
AH!!!

runyam

Berdegup,
Mungkin ini penantianku
Berharap menang

Berdetak,
Mungkin itu suara waktu,
Secercah tersisa

Berlari,
Mungkin itu satu solusi
Terbelit runyam

Indonesia raya


Negeri kita tercinta, Indonesia raya…

e.. itu lagu ya?? oke, Baiklah, saya ulangi lagi, negeri kita tercinta… Indonesia, adalah negeri yang makmur, subur dan rakyatnya berbudi luhur, ketika puasa biasanya tidak lupa sahur, kalo lagi tidak puasa pada suka makan bubur, kalo dibayar lebih biasanya pada kerja lembur, kalau ada uang lebih suka main ketampur, dan bahkan didaerah tertentu ada yang ekspor ubur-ubur, namun sayang, sekarang sudah mulai hancur lebur, bersiap untuk dikubur, karena banyaknya penduduk yang kufur, uang dihambur-hambur, atau hanya disembunyikan dibawah kasur, banyak yang mulai lupa umur, lupa kalau mereka sudah udzur, tinggal menunggu untuk dikunjungi dengan bunga tabur,

aku pun aku

Aku, ragaku pun aku
Sekadar aku selangsat,
Berelak ku sekelumit,


Raga, jiwaku pun aku
Tersudut kelam
Tersungkur…
Koma dalam satu,
Hambat akhir waktu

Jiwa, nyawaku pun aku
Sstt…
Ini aku…
Kau diam,
Ku bisik angin sepoi,
Larikanku, genggam nyawa
Elakkan aku satu petaka koma,