Sabtu, April 9

Perbedaan

MeJiKuHiBiNiU

itulah warna pelangi yang sering kita lihat jikalau hujan sudah reda, maupun ketika kita sedang bermain dengan percikan air dan terhempas cahaya matahari. Ya, memang saya akui akhir-akhir ini saya jarang bisa melihat adanya fenomena pelangi, mungkin salah satu alasannya karena saya jarang bermain hujan dan lebih suka menunggu hujan didalam rumah sembari tidur, maklum saja, suasana menjadi sangat kondusif untuk menyongsong mimpi dengan dinginnya udara dan hangatnya pelukan selimut di
tempat tidur.

Terlepas dari hal tersebut, yang kita sebut dengan pelangi, memiliki banyak warna, warna yang berbeda mulai dari merah hingga ungu, walaupun secara teori fisika ada jauh lebih banyak warna daripada sekedar warna itu saja, tapi warna warna itu sudah cukup untuk mewakili kesemua warna yang ada didalamnya. warna yang berbeda, bersatu, dan menjadi sebuah keindahan. dan.... BINGGO!!!! itulah yang akan kita permasalahkan dalam hal ini. Perbedaan dan keindahan.

Banyak orang yang sudah berpasangan akhirnya berpisah dengan alasan bodoh seperti ini, alasan perbedaan. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak memiliki persamaan yang bisa mempersatukan mereka. namun mereka salah, bukan persamaan yang mampu mempersatukan sesuatu, akan tetapi, perbedaan lah yang mampu melakukannya. memang tak dapat dipungkiri, persamaan bisa membuat kita bersatu, persamaan membuat kita seolah menjadi pasangan yang sangat cocok dalam berbagai hal, akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah tingkat ketahanan pasangan itu, jika mereka tidak tahan dengan hal-hal yang itu-itu saja tanpa ada tantangan untuk hal baru, pastinya lama kelamaan akan muncul rasa bosan diantara mereka, baik dari salah satu pihak maupun dari kedua belah pihak. Dan meskipun terkesan saya lebih condong kepada pasangan yang memiliki perbedaan (dan kenyataannya pun memang seperti itu) saya tidak memiliki niat untuk mengatakan bahwa persamaan itu adalah hal yang buruk.

Pria dan wanita secara fisik, diciptakan memiliki perbedaan, dan itu adalah sebagai patokan awal, bahwa perbedaan diperlukan untuk menyatukan sesuatu. Seandainya Tuhan itu menciptakan manusia berpasang-pasangan dengan pasangan yang berbentuk sama, apa yang akan terjadi? yang jelas, kita tak akan pernah ada, saya tak akan pernah menulis blog ini dan anda tak pernah sempat untuk membaca ini. karena manusia akan musnah setelah adam dan hawa wafat.

Perbedaan bukanlah sesuatu yang harus disesali, bukanlah sesuatu yang harus dihindari apalagi harus ditakuti, melainkan perbedaan adalah sesuatu yang harus diatasi dan ditempatkan ditempat yang tepat. Contoh yang paling mudah untuk ini adalah gembok dan kuncinya. Mereka berdua berbeda, namun apabila bisa menempatkan kunci ditempat yang tepat, maka mereka berdua akan memiliki guna yang sangat membantu manusia dalam memberikan rasa aman.

kembali ke pernyataan awal, pelangi itu lebih indah kalo ada mejikuhibiniu-nya ketimbang hanya ada satu warna saja. :) atasilah perbedaan kalian, dan satukanlah, niscaya akan menjadi sesuatu yang jauh lebih indah daripada hanya menggunakan perbedaan menjadi sarana untuk memulai perpecahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar